Kerajinan Kulit – Indonesian Premium Leather Artisan

Kerajinan Kulit

Perawatan Aksesoris Berbahan Kulit
July 31, 2019
Kerajinan kulit adalah Kerajinan yang dibuat dari bahan baku kulit yang sudah di samak. Kulit ini dapat dihasilkan dari hewan seperti sapi, kerbau, kambing, maupun buaya. Contoh produk yang dihasilkan dari kulit seperti tas, sepatu, dompet, wayang kulit.

Kerajinan kulit saat ini telah berkembang sesuai perkembangan jaman. Banyak juga orang-orang menggunakan produk menggunakan bahan kulit karena dianggap lebih awet dari bahan yang lainnya.

Tetapi banyak juga kasus orang yang menggunakan produk bahan kulit dan tidak mau merawatnya. berikut ini beberapa hal yang harus anda perhatikan untuk merawat kerajinan bahan kulit atau leather goods:

1. Baca Label Anjuran Perawatan
Memperhatikan label perawatan sangat penting untuk dilakukan. Namun hal yang paling sering terjadi justru banyak orang melupakan label perawatan barang berbahan kulit. Oleh karena itu jangan sampai lupa cek instruksi agar tidak salah langkah.

2. Pahami Karakteristik Material Kulit
Meskipun berbahan dasar kulit, variasi bahan kulit seperti suede, nubuck, dan lainya atau dari cara dibuatnya, merawat kerajinan bahan kulitmaupun darimana kulit itu berasal bisa menghasilkan perawatan yang berbeda-beda. Namun, satu hal yang pasti, bahan kulit cukup sensitif sehingga Anda dituntut untuk teliti merawatnya. Tips mudah merawat bahan kulit adalah dengan memahami dan mengidentifikasi bahan kulit yang di gunakan pada leather goods anda.

3. Tidak boleh terburu-buru membersihkan dengan bahan kimia asing
Sebelumnya, perhatikan dulu seberapa banyak kotoran atau apapun yang mengenai benda fashion bermaterial kulit. Jangan terburu-buru menggunakan bahan kimia untuk membersihkannya. Gunakan kain kering, atau jika diperlukan, basahkan kain dengan sedikit air hangat jika nodanya membandel. Menggunakan bahan-bahan kimia dalam jangka waktu yang lama pada barang arang fashion kulit justru membuat material kulit menjadi kaku, mudah pecah-pecah dan rusak.

Jika barang yang berbahan kulit mengalami sedikit kerusakan juga dapat dilakukan sebagai berikut:
1. Mengerut
Jika barang berbahan kulit Anda mengerut, cobalah untuk menyetrika dengan tingkat panas yang rendah. Jangan langsung menyetrika bahan kulit tersebut. Beri perantara sebuah kain di antaranya.
Jika itu adalah pakaian, gantungkan selagi Anda mandi. Uap yang tercipta selagi Anda mandi akan menempel di pakaian berbahan kulit tersebut.
Keringkan, kemudian letakkan di atas sebuah kain katun, lapisi dengan kain lainnya, dan timpa dengan barang yang berat, seperti buku. Diamkan beberapa saat untuk menghilangkan kerutan pada barang berbahan kulit tersebut.

2. Memudar
Jika barang berbahan kulit memudar, apa yang harus dilakukan? Anda harus berusaha menjauhkannya dari cahaya langsung.
Jika barang tersebut adalah sepatu atau sepatu, maka simpanlah di dalam sebuah tas berwarna gelap untuk memberikan perlindungan ekstra. Apa Anda pernah melakukan cara ini pada barang berbahan kulit yang mulai memudar.

3. Retak atau pecah
Barang berbahan kulit yang retak diatasi dengan minyak cerpelai, sabun pelana, atau pelembap kulit.

4. Terkena air
Jika barang berbahan kulit Anda terkena air gunakan semprotan anti-air yang saat ini telah banyak dijual, tapi pastikan jika produk yang Anda gunakan tidak akan menyebabkan perubahan warna atau kerusakan yang lebih parah.

5. Membersihkan
Membersihkan barang berbahan kulit cukup dua kali dalam satu tahun. Namun, jika ada sesuatu yang benar-benar harus dibersihkan, maka gunakan kain lembap.
Oleh: Sari Tri Utami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *